Oleh: Agus Riyanto
Suatu hari seorang sahabat bertanya melalui email, “Kalau ada orang yang terlahir dengan otak yang cerdas mereka mudah meraih kesuksesan yang mereka impikan. Lha, bagi orang yang pikirannya pas-pasan, bagaimana saya bisa sukses dalam hidup ini?”
Sahabat pembaca, sering kali kita mendengar orang lain di sekitar kita menceritakan dirinya. Namun, jika kita amati mereka lebih menonjolkan kekurangan atau rasa ketidakberdayaan yang mereka rasa ada padanya. Mereka berfokus pada sesuatu yang “negatif” dari diri mereka sendiri. Saya sengaja memberi tanda petik pada kata “negatif” karena ini sebenarnya hanya persepsi mereka saja. Kalau menilai keterbatasan diri, rasanya banyak orang yang lebih punya alasan. Alasan yang menguatkan bahwa dirinya tidak bisa ini, tidak bisa itu dan sebagainya.
Dalam kitab suci-Nya, Allah SWT telah berfirman yang artinya, “Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya”.
Jadi ada dua unsur yang harus kita miliki sebelum kita melakukan sesuatu yang diharapkan memberikan perubahan lebih baik terhadap kehidupan kita—tidak peduli keterbatasan apa pun yang ada pada kita. Pikirannya pas-pasan ataupun kurang pandai secara akademik, semua itu bukan hambatan untuk sukses. Dengan kedua unsure yang disebutkan dalam ayat di atas, apa yang kita laku
... baca selengkapnya di Bulatkan Tekad dan Tawakkal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Produk Terlaris
-
General 2G Network GSM 900 / 1800 - SIM 1 & SIM 2 SIM Dual SIM (Mini-SIM) Announced 2012, May Status Available. Released 2012...
-
Printer mobile paling kecil, dengan koneksi wireless bluetooth atau kabel USB/Serial. Di desain untuk penggunaan mobile, k...
-
1. Aplikasi Pembayaran FASTPAY Non Dongle Aplikasi pembayaran multi biller yang dapat melayani pembayaran seperti : ...
-
Bagi Calon member2 fastpay, kesempatan emas membuka loket bergerak dengan bermodal Rp. 2.500.000 kami kirim 1 paket lengkap Loket Berge...
0 komentar:
Posting Komentar